Blog ini merupakan catatan perjalanan seorang seorang dokter muda yang bertugas di daerah terpencil: Kesui, Seram Bagian Timur, Maluku. Begitu terpencil sehingga layak jika ia sering berkata bahwa ia dokter pertama di darah ini semenjak Indonesia merdeka. Ia berusaha menjalankan peran dengan sebaik-baiknya sebagai seorang dokter, seorang anak yang terpisah jauh dari keluarganya, dan seorang muslim di tengah kehidupan masyarakat plural di daerah terpencil.
Ia adalah Agus Fitrianto, dokter lulusan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Bersyukur, aktivitas semasa mahasiswa sangat membantunya untuk lebih berkontribusi bagi masyarakat. Ia pernah menjadi ketua Rohis Fakultas Kedokteran Undip, kepala sebuah madrasah diniyah di Semarang, dan pengurus Masjid As Syifa, Semarang. Sahabat-sahabatnya memanggilnya Gus Fit.
Ia mengungkapkan kisah nyata dan mengangkat masalah-masalah aktual masyarakat di bidang kesehatan, religi, pendidikan, ekonomi, sosial-budaya sebagai potret dokumentasi seluk beluk masyarakat Kesui yang dituangkan dalam bentuk cerpen dan artikel.
Catatan ini juga dibuat sebagai kenang-kenangan seorang dokter yang bertugas di pulau sangat terpencil atas kedekatan emosionalnya dengan rakyat Wakate tercinta.